Makin Panas, Arab Saudi Serang Dua Situs Militer Houthi

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Arab Saudi menyerang sejumlah situs militer Houthi di Hodeida, Yaman pada Jumat (24/7). Sebanyak dua orang dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Melansir AFP, seorang sumber keamanan Yaman mengatakan, pangkalan laut di Hodeida dan kamp militer di Pulau Kamaran termasuk di antara situs yang diserang Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serangan udara menargetkan gedung telekomunikasi di dekat gerbang timur Pelabuhan Hodeida dan pangkalan angkatan laut di Ras al-Khatid, Hodeida," ujar sumber keamanan tersebut.

Sejumlah warga Hodeida juga mendengar ledakan, termasuk di area pelabuhan.

Televisi al-Masirah milik Houthi mengatakan, dua orang terluka. Di antaranya adalah seorang pekerja di Hodeida dan seorang wanita di Pulau Kamaran.

Kenaikan eskalasi ini terjadi usai Houthi menyerang sejumlah kapal Arab Saudi. Houthi memblokade Laut Merah sebagai satu-satunya jalur alternatif Arab Saudi untuk mengekspor minyak usai Selat Hormuz ditutup.

"Militer Houthi yang teroris.. menargetkan kapal-kapal dagang di Laut Merah," ujar Juru Bicara Koalisi Militer Arab Saudi, Turki al-Maliki.

"Koalisi melakukan respons yang tegas dan kuat dengan menargetkan situs-situs militer Houthi yang digunakan untuk mengancam pelayaran di Laut Merah," tambah dia.

Awal pekan ini, Houthi mengklaim serangan terhadap dua kapal Arab Saudi. Salah satu serangan terjadi di laut merah.

Akses ke Laut Merah sangat penting bagi Arab Saudi untuk terus mengirimkan minyak lantaran terganggunya lalu lintas di Selat Hormuz.

Sepanjang April-Mei 2026, semua ekspor minyak mentah Saudi berangkat melalui Pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Angka tersebut mewakili 92 persen dari seluruh ekspor minyak mentah melalui laut.

(asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |