Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran dilakukan untuk "menghilangkan ancaman eksistensial".
Dalam pernyataannya usai serangan rudal Israel ke Iran pada Sabtu (28/2), Netanyahu menyerukan rakyat Iran untuk melawan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saudara-saudariku, warga Israel, beberapa saat yang lalu Israel dan AS melancarkan operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim teroris di Iran," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip AFP.
"Tindakan bersama kita akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang berani, untuk mengambil kendali atas nasib mereka sendiri," imbuhnya.
Netanyahu menyebut serangan terhadap Iran akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk mengambil kendali atas nasib mereka sendiri.
"Waktunya telah tiba bagi semua lapisan masyarakat di Iran untuk melepaskan belenggu tirani dari rezim dan mewujudkan Iran yang bebas dan cinta damai," kata Netanyahu.
Dia juga menyebut "rezim pembunuh" Iran tidak boleh dibiarkan memperoleh senjata nuklir.
Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan ke sejumlah kota di Iran pada Sabtu waktu setempat. Serangan itu menimbulkan ledakan di sejumlah kota Iran.
Israel mengeklaim serangan itu menargetkan fasilitas kepresidenan, kantor kementerian, hingga fasilitas militer Iran.
Menanggapi serangan itu, Iran telah meluncurkan sejumlah serangan balasan ke Israel. Iran menyatakan serangan balasan itu akan "sangat menghancurkan".
(dna)

12 hours ago
5













































