Jakarta, CNN Indonesia --
Panglima Angkatan Darat Lebanon Rodolphe Haykal dilaporkan berangkat menuju Pakistan pada Sabtu (6/6). Ia dijadwalkan bertemu dengan rekannya di militer Lebanon, Asim Munir.
"Rodolphe Haykal meninggalkan Lebanon menuju Pakistan atas undangan rekannya di Pakistan, Marsekal Lapangan Syed Asim Munir," tulis keterangan militer Lebanon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir AFP, sumber mengatakan, kunjungan tersebut terkait dengan perbincangan soal perundingan Iran dan Amerika Serikat (AS).
"Lebanon adalah bagian penting dari negosiasi," tambah sumber tersebut.
Asim Munir sendiri merupakan negosiator utama Pakistan dalam pembicaraan perundingan AS-Iran.
Lebanon terseret ke dalam perang AS-Iran saat Hizbullah menyerang Israel pada Maret lalu untuk membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Februari lalu.
Israel menanggapinya dengan serangan balik yang menewaskan hampir 3.600 orang. Baku tembak dengan Hizbullah hingga saat ini pun belum berhenti meski gencatan senjata sedang berlangsung.
Iran bersikeras agar Lebanon dimasukkan dalam perjanjian dengan AS untuk mengakhiri perang. Namun, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan, Iran harus berhenti mencampuri urusan Lebanon.
"Ini bukan negara Anda, ini negara kami. Bukan tugas Anda untuk mencampuri urusan negara kami," ujar Aoun, dalam sebuah wawancara dengan CNN.
Aoun berpandangan, Iran menggunakan Lebanon sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi dengan AS. Ia tak dapat menerimanya.
Gencatan senjata bersyarat antara Lebanon dan Israel baru diumumkan pada pekan ini di AS. Gencatan senjata mengharuskan Hizbullah untuk berhenti menembak, mundur dari dekat perbatasan Israel, dan mengharuskan tentara Lebanon untuk ditempatkan di 'zona percontohan' baru di wilayah tersebut.
Namun, Hizbullah menolak perjanjian tersebut. Alih-alih menerima, mereka menuntut penarikan penuh Israel dari wilayah Lebanon.
(asr)
Add
as a preferred source on Google

16 hours ago
5
















































