3 Presiden AS Tolak Ajakan Netanyahu Serbu Iran, Cuma Trump yang Nurut

9 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, menyebu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali mendesak berbagai pemerintahan AS untuk meluncurkan serangan militer ke Iran.

Namun, permintaan Netanyahu tersebut ditolak oleh deretan presiden AS sebelum Donald Trump, termasuk George W. Bush.

Dalam wawancara di program The Briefing with Jen Psaki, Jumat (10/4), Kerry menyebut dirinya terlibat dalam banyak diskusi dengan Netanyahu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia [Netanyahu] ingin kami menyerang [Iran]," ujar Kerry, seperti dilansir Anadolu.

Menurut Kerry, Netanyahu mengajukan proposal serangan tersebut secara langsung kepada para pemimpin AS sebelumnya, namun menemui jalan buntu.

Kerry mengungkapkan para presiden AS seperti Barrack Obama, Joe Biden, dan George W. Bush menolak desakan Netanyahu sebelumnya untuk menyerang Iran.

Donald Trump menjadi satu-satunya presiden AS yang akhirnya menyetujui langkah militer ini dan menuruti ajakan Netanyahu.

Kerry menjelaskan Netanyahu mempresentasikan argumen rinci yang ia sebut sebagai "presentasi empat poin". Proposal tersebut mengklaim bahwa serangan militer dapat membunuh jajaran kepemimpinan, memicu perubahan rezim, serta menghancurkan kekuatan militer Iran.

Keputusan Trump untuk menyetujui desakan Netanyahu tersebut berujung pada serangan ofensif gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.

Operasi tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta banyak pemimpin politik dan militer senior lainnya. Bukan hanya itu, ratusan anak Sekolah Dasar di Iran juga tewas akibat serangan AS-Israel.

Pasca serangan tersebut, situasi kawasan meledak. Iran membalas dengan gelombang serangan drone dan rudal ke Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Iran membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz, memicu krisis energi global.

Setelah 40 hari berperang, secercah harapan muncul pada Rabu (8/4) lalu. Pakistan, bersama dengan Turki, China, Arab Saudi, dan Mesir, berhasil mengamankan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Washington dan Teheran.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, kedua belah pihak setuju untuk bertemu di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4), guna merundingkan perdamaian jangka panjang.

Pertemuan ini dianggap krusial untuk mencegah Timur Tengah jatuh ke dalam konflik yang lebih destruktif.

(wiw/har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |