Jakarta, CNN Indonesia --
Zohran Mamdani akan dilantik jadi Wali Kota New York City hari ini, Kamis (1/1), di tempat yang tak biasa, yakni bekas stasiun kereta bawah tanah City Hall yang kini sudah terbengkalai.
Jaksa Agung New York, Letitia James, akan memimpin pengambilan sumpah jabatan Mamdani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pemilihan lokasi itu sangat tepat karena sistem transportasi umum merupakan penyeimbang bagi warga New York.
Apa makna stasiun terbengkalai ini?
Kereta bawah ini punya sejarah menarik, sebab menjadi awal dari perkembangan transportasi modern Kota New York. Diresmikan pada 27 Oktober 1904 oleh Wali Kota New York George McClelan.
Peletakan batu pertama pada 24 Maret 1900. Jadi Kereta bawah tanah ini dibangun selama empat tahun.
Ketika meresmikan acara secara seremoni, McClellan meniup peluit kereta sambil mengemudikan kereta keluar dari stasiun Balai Kota pada pukul 14.34.
Namun, keadaan menjadi tegang bagi para penumpang pertama itu ketika sang wali kota, yang terbawa suasana bersejarah itu, menolak untuk menyerahkan kendali, dengan berani menyatakan, "Saya yang menjalankan kereta ini," demikian dikutip dari laman WSP.com, yang mengulas banyak ahli teknik dan ilmuwan serta teknologi inovasi.
Untungnya, setelah beberapa kejadian menegangkan dan guncangan yang tidak diinginkan, wali kota dengan bijak menyerahkan kendali kepada masinis yang dengan aman mengemudikan kereta dan para penumpangnya ke Stasiun 145th Street yang berjarak sembilan mil.
Kereta bawah tanah itu kemudian dikena sebagai yang terbaik dengan sejumlah kelebihan, seperti pekerjaan terowongan yang kompleks di bawah bangunan yang sudah ada, termasuk Balai Kota; kereta berbahan baja sepenuhnya untuk daya tahan dan ketahanan terhadap benturan.
Lalu elektrifikasi rel ketiga untuk menghilangkan asap dari lokomotif, dan jalur ekspres, yang memungkinkan perjalanan lebih cepat dengan lebih sedikit pemberhentian.
Di awal pembukaan, setiap pencapaian di sepanjang jalan disambut dengan perayaan luas dari publik, dan laporan media pada hari itu sangat positif.
The New York Times menyebut kereta bawah tanah sebagai "pencapaian terbesar pada masanya dalam bidang teknik kota." Sementara koran The Sun menulis, Kota New York kini memiliki "kereta bawah tanah terbaik, terindah, terlengkap, dan terlengkapi di dunia."
Sementara itu, Mamdani, yang merupakan politikus sosialis demokrat, mengatakan pemilihan lokasi itu sebagai simbol kelas pekerja dan peresmian era baru.
"Ini adalah monumen fisik bagi sebuah kota yang berani menjadi indah sekaligus membangun hal-hal besar yang akan mengubah kehidupan kaum pekerja," kata Mamdani dalam rilis resmi, dikutip The Guardian.
Dia mengatakan ambisi itu tak harus menjadi kenangan yang hanya terbatas pada masa lalu, dan tidak pula harus terbatas pada terowongan di bawah balai kota.
"Ambisi itu akan menjadi tujuan pemerintahan yang cukup beruntung untuk melayani warga New York," imbuh Mamdani.
(imf/rds)

2 hours ago
3














































