Menlu Iran Telepon Menlu Saudi saat Riyadh Tegang dengan Houthi

8 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan pada Kamis (10/9), membahas ketegangan di kawasan.

Kemlu Iran dalam pernyataannya menyebut kedua belah pihak menekankan perlunya melanjutkan kerja sama dan upaya diplomatik, untuk mencegah meluasnya ketegangan serta memulihkan stabilitas. Percakapan ini dilakukan kala milisi Houthi di Yaman terus melancarkan serangan ke Saudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Kemlu Iran tak secara spesifik menyebutkan Yaman dalam laporan pembicaraan telepon itu, namun pada pernyataan terpisah yang membahas pertempuran di sana menegaskan bahwa "mustahil untuk menyelesaikan krisis Yaman melalui intervensi militer".

Iran memberikan dukungan militer dan finansial kepada Houthi di Yaman, yang selama bertahun-tahun menguasai sebagian besar wilayah utara negara itu. Houthi juga disebut telah merebut kota pelabuhan strategis Mocha di Laut Merah.

Sementara itu Saudi telah lama mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, dan melancarkan serangan udara terhadap Houthi sejak kelompok itu mulai bergerak maju.

Houthi telah menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, dan kota pelabuhan utama Hodeida selama bertahun-tahun. Namun dalam beberapa hari terakhir, mereka melancarkan serangan baru yang bergerak menuju Selat Bab Al Mandab.

Jalur perairan yang menghubungkan Asia dengan Eropa melalui Terusan Suez ini juga semakin memainkan peran penting sebagai rute transit, sejak dimulainya konflik Timur Tengah yang ditandai dengan blokade Iran terhadap Selat Hormuz.

Arab Saudi dan Iran juga berada dalam posisi yang saling berhadapan selama konflik Timur Tengah, di mana Teheran melancarkan serangan ke infrastruktur minyak Saudi dan target-target yang terkait dengan Amerika Serikat di wilayah Saudi.

(dna)

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |