TK di Singapura Akan Batasi Kegiatan Imbas Kabut Asap Karhutla RI

5 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Taman Kanak-Kanak (TK) di Singapura sedang bersiap-siap menghadapi dampak kabut asap yang melanda negara tersebut.

Beberapa pusat prasekolah terus memantau dengan cermat data kualitas udara terbaru dari Badan Lingkungan Nasional (NEA). Salah satunya, EtonHouse Pre-School Upper Bukit Timah memeriksa pembacaan suhu setiap dua jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekolah tersebut akan menghentikan semua kegiatan di luar ruangan dan memindahkan anak-anak ke dalam ruangan jika kualitas udara buruk. Kepala Sekolah House Pre-School Upper Bukit Timah Natalie Loh mengatakan terdapat beberapa ruang tertutup untuk anak-anak dan dilengkapi dengan alat penjernih udara di ruang kelas dan area belajar bersama.

"Saat ini kami telah menyediakan masker untuk anak-anak dan staf, tetapi itu sangat bergantung pada situasi," kata Loh, dikutip Channel News Asia, Rabu (12/8).

Loh juga menegaskan pra sekolah itu siap membeli lebih banyak masker jika diperlukan.

Di sekolah lain, Litle Seeds Presechool, kegiatan dalam ruangan sedang disiapkan agar anak-anak tetap aktif meskipun waktu bermain di luar ruangan harus ditangguhkan.

"Tetap berada di dalam ruangan bukan hanya sekadar menunggu di dalam ruangan. Kami sudah menyiapkan berbagai kegiatan untuk anak-anak," kata kepala sekolah eksekutif senior Dianne Swee-Seet.

Kegiatan itu termasuk bermusik dan mendongeng, serta pusat pembelajaran dan ruang khusus untuk seni dan konstruksi.

Setiap ruang kelas dan ruang aktivitas juga dilengkapi dengan alat penjernih udara.

Lembaga kajian Singapore Institute of International Affairs melaporkan Singapura jadi salah satu negara di Asia Tenggara yang menghadapi risiko tinggi kabut asap lintas batas. Risiko ini dilaporkan mencapai puncak pada Agustus dan September.

(isa/bac)

placeholder

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |