Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jari tengah dan melontarkan kata-kata kasar kepada seorang pekerja pabrik yang mengkritik sikap pemerintah terhadap kontroversi Jeffrey Epstein.
Dalam video yang beredar di media sosial, insiden itu diketahui terjadi di sebuah pabrik mobil di Michigan pada Selasa (13/1). Gedung Putih tak membantah keaslian video tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang yang gila berteriak-teriak dengan kata-kata kasar dalam amarah yang meluap-luap, dan Presiden memberikan tanggapan yang tepat dan tegas," kata juru bicara Gedung Putih, Steven Cheung, kepada Reuters.
Trump diketahui sedang mengunjungi fasilitas perakitan Ford F-150 di Dearbom, ketika seorang pekerja pabrik meneriakkan kata-kata "pelindung pedofil", saat Trump berdiri di dekatnya.
Trump kemudian menoleh ke arah pekerja itu dan tampak membalas dengan kata-kata kasar, sebelum mengacungkan jari tengah.
Kepala Eksekutif Ford, Bill Ford, menyebut insiden itu disayangkan dan mengaku malu karena kejadian tersebut.
"Itu hanya enam detik dari tur selama satu jam. Dan tur berjalan dengan baik. Saya pikir dia (Trump) benar-benar menikmatinya dan kami juga," ujar Ford.
Trump diketahui beberapa kali menggunakan kata-kata kasar di depan umum, terutama sebagai tanggapan terhadap kritik, konfrontasi, atau tekanan.
Trump sendiri tengah menjadi sorotan terhadap sikap pemerintahnya dalam menangani catatan federal sensitif terkait kasus Jeffrey Epstein.
Banyak pendukung Trump meyakini pemerintah menahan dokumen yang akan mengungkap hubungan Epstein dengan tokoh-tokoh publik berpengaruh. Trump berulang kali membantah mengetahui dugaan pelecehan dan perdagangan seks anak oleh Epstein.
(dna/bac)

6 hours ago
6














































