CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 21:05 WIB
Presiden AS Trump ancam serang Venezuela lagi jika ogah kerja sama. (AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Venezuela apabila pemerintah Caracas menolak bekerja sama dengan Washington.
Dalam pernyataan di pesawat kepresidenan Air Force One, Trump mengatakan AS sudah punya rencana untuk meluncurkan serangan kedua ke Venezuela. Hal itu bisa dijalankan jika Caracas tidak bersikap bijak terhadap Washington.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika mereka tidak bersikap baik, kami akan meluncurkan serangan kedua," kata Trump pada Minggu (4/1), seperti dikutip Al Jazeera.
Trump juga mengindikasikan bahwa Kolombia dan Kuba masuk dalam radarnya. Ia memberi sinyal bahwa AS tak segan menyerang kedua negara jika aliran narkoba di negara-negara tersebut tak segera diatasi.
"Operasi Kolombia terdengar menarik," kata Trump, seperti dikutip Reuters.
AS meluncurkan serangan ke sejumlah wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari. Dalam operasi itu, pasukan elite AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores.
Maduro dan istrinya diterbangkan ke New York untuk menghadiri sidang tuduhan narkoterorisme yang akan digelar pada Senin (5/1) tengah hari.
Berbagai negara telah mengecam tindakan AS karena dinilai melanggar hukum internasional.
Wakil Presiden Venezuela yang kini jadi Presiden interim, Delcy Rodriguez, pada Minggu mengatakan bahwa negaranya siap bekerja sama dengan AS. Ia mengundang Washington untuk berkolaborasi dalam agenda yang berorientasi pembangunan bersama.
"Kami mengundang pemerintah AS untuk berkolaborasi dengan kami dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional guna memperkuat kehidupan bersama yang damai dan berkelanjutan," ujar Rodriguez dalam pernyataan yang diunggah di Instagram.
Ia menegaskan Venezuela memprioritaskan terwujudnya hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati dengan AS, serta dengan negara-negara lain di kawasan yang berlandaskan pada kesetaraan kedaulatan dan prinsip non-intervensi.
(blq/bac)

1 day ago
10















































